BAB 5 ~ DRAMA SEPUTAR TIMNAS PART 22 ~  BERITA KARANGAN FIKSI (Disclaimer)

mantan pelatih timnas Vietnam Park Hangseo

angkat bicara soal hasil laga panas antara timnas Indonesia U-23 kontra Malaysia U-23 di ajang Piala AFF FU-23 2025. Meski pertandingan berakhir imbang 0-0, Park secara terbuka memuji permainan bersih dan penuh semangat yang ditunjukkan para pemain Garuda Muda. Sebaliknya, ia melontarkan kritik tajam kepada Malaysia yang menurutnya kembali menunjukkan wajah lama. Bermain keras cenderung kasar, bahkan berusaha mencederai lawan. Indonesia bermain sangat tenang dan sportif. Mereka fokus membangun serangan dan tetap mengontrol tempo tanpa emosi. Itu sepak bola modern," ujar Park dalam wawancara dengan media Korea Selatan usai menyaksikan pertandingan. Park yang pernah menghadapi kedua tim saat melatih Vietnam mengatakan tidak terkejut melihat Malaysia kembali menggunakan taktik-taktik keras. Ia menilai permainan Malaysia tidak mengalami banyak perubahan sejak dulu. Saya sudah lihat ini sejak dulu. Malaysia selalu bermain kasar kalau mulai kalah teknik. Mereka tidak malu menendang pemain lawan dari belakang atau melanggar keras saat tak bisa rebut bola. Itu bukan sepak bola yang patut dicontoh, tegasnya. Lebih lanjut, Park juga menyoroti sikap sebagian suporter Malaysia yang menurutnya terlalu arogan sebelum laga berlangsung. Banyak pendukung Malaysia yang memprovokasi dengan mengatakan akan menghancurkan Indonesia. Namun pada akhirnya justru tim mereka gagal mencetak satu gol pun dan tersingkir lebih awal dari turnamen. Suporter mereka selalu sombong. Setiap turnamen selalu begitu penuh provokasi dan caci maki. Tapi hasilnya tak pernah sejalan dengan omongannya. Sepak bola itu butuh kerja keras, bukan hanya koar-koar di media sosial," Sinir pelatih yang membawa Vietnam juara Piala AFF 2018 itu, Park menyebut Indonesia layak mendapat tempat di semifinal karena bermain dengan mental juara dan etika olahraga tinggi. Ia juga menyebut pelatih Gerald Vanenberg telah membawa filosofi sepak bola positif yang terlihat dari cara Indonesia bermain. Indonesia pantas lolos. Mereka punya fondasi tim yang kuat dan para pemain muda seperti Jens Raven dan Cahya Supriadi punya masa depan cerah. Saya rasa Indonesia bisa melangkah jauh di turnamen ini jika terus konsisten tutupnya. Dengan hasil imbang melawan Malaysia, timnas Indonesia U-23 keluar sebagai juara grup A dan melaju ke semifinal Piala AFF 2025. Sementara Malaysia harus angkat koper lebih awal dan hanya bisa menatap perjalanan Indonesia dari rumah.

---------------------------------------------------------------------

Berita diatas jelas karangan belaka untuk mengedukasi pembaca dan penonton bahwa semua yang berhubungan dengan itu dipastikan hoax, semua dibuat dengan bantuan AI. ini bertujuan untuk membuka mata penonton di youtube karena banyak konten hoax karangan yang bertebaran disana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini